Kamis, 18 Februari 2016

Pakaian Kotor


Semalaman merendam pakaian kotor sebanyak 2 ember besar dan 2 ember kecil, total 4 ember. Kenapa tidak laundry saja? Berangkat dari pengalaman beberapa kali laundry baju tidak sesuai dengan harapan, kadang kotorannya masih banyak tertinggal dsb. Karena saya aktif sekali jadi sering banget meninggalkan kotoran di baju, mulai dari makanan, minuman, bekas lipstik dll..

Rasanya aaarrrgg malas sekali melihat gunungan pakaian kotor, malas sekali mencuci 4 ember sekaligus. itu perasaan malas saya yang ada dipikiran, lalu tindakan dan sikap saya adalah mengerjakan. Mulai dari mencuci pakaian di ember kecil terlebih dahulu, menikmati dan tidak mengeluh. Terus mengerjakan, menggilas, membilas, menjemur dan taraaaaa semuanya terselesaikan dengan sempurna. Saya mengerjakannya dengan step step yang ringan tanpa mengeluh, tanpa membayangkan banyaknya cucian, yang penting saya mengerjakan, itu yang membuat pekerjaan saya tidak menjadi beban.

Ternyata rasa malas itu terkadang cuma nempel dipikiran aja setelah dikerjakan ya hilang semua, kecuali kalau mengeluh dan ga sabarannya lebih besar ya, ini beda lagi. Kalau dihubungkan dengan menjalankan bisnis mungkin seperti ini, ketika kita melihat pekerjaan kita banyaak banget, terkadang kita malas mau mengerjakannya, tapi dengan melihat pekerjaa itu menjadi bagian yang lebih kecil pasti akan mudah megerjakannya. Dari suatu sistem yang besar kita bagi-bagi lagi menjadi sub sub yang lebih kecil hingga akhirnya semuanya bisa dikerjakan dengan maksimal.

Ketika berada di level 0% mungkin akan melihat level manager itu susah banget, rumit banget. Coba mulai dulu dari tangga 3%, lalu naik ke 6% lalu naik ke 9% hingga menuju manager 12%. Begitu pun yang berada di level manager, coba dulu naik di level atasnya jangan terlalu loncat kejauhan jika usaha dan tenaga yang dikeluarkan tidak sepadan dengan kemauan. Untuk mendapatkan sesuatu jelas ada harga yang harus dibayar, mau pakai baju bersih ya nyuci dulu atau laudry dulu. Harga yang harus dibayar beli detergen, tenaga dan waktu. Kalau laundry harga yang dibayar berupa uang. Di bisnis pun sama ada harga yang harus dibayar, uang, tenaga, waktu, pikiran dll.

Dari pakaian kotor kita pun bisa belajar banyak hal, selamat bekerja! :)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar