Jumat, 20 Februari 2015

Mengubah Paradigma Side Job

Sebagai seorang karyawan, ada kalanya mengalami titik buntu ketika gaji tidak naik, atau bahkan juga lama tidak berubah. Hal tersebut kemudian mempengaruhi pendapatan yang diterima kerana naiknya nilai kebutuhan hidup.Dengan kondisi di atas, akhirnya banyak sekali karyawan yang saat ini berpikir tentang “side job”ada yang sudah melakukan sesuatu, ada yang masih melihat-lihat, ada yang menambah wawasan dari bacaan, ada yang apatis dan menghindari “side job”tersebut.

“side job”
dilakukan untuk menambah pendapatan di luar gaji yang diterima. Walaupun kadang apa yang didapatkan dari side job ini terlihat bagus, banyak orang yang bilang kepada orang lain ketika ditanya,
“wah kayaknya tambah makmur nih?”
“iya, lumayan karena aku ada “side job”

Apakah side job itu adalah pekerjaan sampingan?

Beberapa karyawan yang mengerjakan side job tetap saja mengeluh bahwa side job mereka tidak pernah berkembang besar walaupun sudah lama dikerjakan. Mengapa ini bisa terjadi? Apakah mereka kurang fokus pada side job tersebut? Apakah mereka masih merasakan terbatasi oleh waktu dari pekerjaan utama? Masalah utama bukan pada fokus atau tidak fokus. Masalah utama terletak pada bagaimana ia mengganggap apa yang dinamakan “side job” tersebut.

Saya akan memulai mengajak Anda untuk mengubah paradigma side job. Mengapa saya mulai dari anggapan Anda tentang side job? Prinsip utama seperti ini:
"cara berpikir seseorang karyawan tentang apa yang ia kerjakan akan menentukan apakah sesuatu yang ia kerjakan akan menjadi besar atau tidak."
Apa yang dikatakan fokus adalah cara berpikir. Bagaimana kita menganggap sesuatu adalah bagaimana kita merasakan hal tersebut.

Ya, yang pertama dari banyak kasus mengapa yang ia anggap side job tidak pernah berkembang besar adalah mengenai cara berpikir terhadap apa yang ia anggap side job tersebut. Cara berpikir yang bagaimana?

“apa yang kita yakini akan membawa kita kepada keyakinan tersebut”

Artinya dalah ketika seseorang karyawan melakukan sesatu di luar pekerjaanya, dan ia namakan “side job” atau pekerjaan sampingan, maka ia telah memutuskan dengan pikirannya bahwa apa yang ia lakukan adalah “sampingan". Karena itu hanyalah “side” atau sampingan. Maka ia tidak akan pernah besar melebihi pekerjaan utama.

Ingat bahwa apa pun yang ada putuskan dalam pikiran anda adalah apa yang akan anda capai, entah itu disadari atau tidak disadari. Selama saya meyakini bahwa apa yang saya kerjakan adalah “sampingan” maka saya memberikan perintah kepada otak bawah sadar saya sesuai dengan rekaman tentang apa itu “sampingan. Dan rekaman memori tentang sampingan adalah sesuatu yang dikesampingkan!

Untuk itu, mari kita perbaiki cara berpikir Anda sehingga apa yang Anda kenal sebelumnya dengan nama “side job” tidak menjadi sampingan lagi, melainkan dapat berkembang pesat dan dahsyat bahkan melebihi pekerjaan Anda!
Lalu bagaimana caranya?

1. Pertama, taruh pekerjaan Anda sebagai pekerjaan. Berikan nama pekerjaan saat ini sebagai karyawan adalah pekerjaan. Pekerjaan adalah pekerjaan, titik! Tidak ada pekerjaan utama dan pekerjaan sampingan. Keyakinan Anda terhadap pekerjaan utama jangan diganggu gugat dan jangan dibuat ribet dengan pekerjaan sampingan

2. Kedua, apa yang Anda lakukan di luar pekerjaan, dan itu sesuai passion Anda, sesuai dengan kesukaan yang menghasilkan uang, berikan nama kepada kegiatan Anda tersebut sebagai karier. Yang tadinya anda anggap side job yakinilah hal tersebut sebagai karier Anda.

Jadi sekarang Anda punya pekerjaan dan juga punya karier. Keduanya adalah hal yang utama. Pekerjaan adalah utama, karier juga merupakan hal yang utama. Tidak ada salah satu yang akan Anda kesampingkan.
Dengan demikian, kegiatan otak bawah sadar anda akan merespom dengan mengembangkan karier dan juga mengembangkan pekerjaan.

Di kutip dari buku Successful Personality (Agung Webe)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar